Tetesan Pasca-Berkemih (PMD)
Beberapa tetes urine yang keluar sesaat setelah buang air kecil.
Sangat umum terjadi pada pria: sedikit urine tersisa di bagian bawah uretra karena otot-otot dasar panggul tidak mengeluarkan tetesan terakhir.
Sebelum berpakaian, tekan perlahan dengan tiga jari di belakang skrotum, dorong ke atas dan ke depan. Ini akan mengeluarkan sisa urine di uretra dan menghindari noda.
Informasi Lebih Lanjut
Lembar detail ini ditampilkan dalam bahasa Inggris sementara proses penerjemahan sedang disiapkan.
Tetesan urine setelah berkemih: umum terjadi, tidak berbahaya, dan dapat diatasi.
Definisi
Tetesan pasca-berkemih (post-micturition dribble) adalah keluarnya beberapa tetes urine sesaat setelah buang air kecil, setelah berpakaian kembali. Hal ini terutama dialami oleh pria, terkadang wanita.
Penyebab
Pada pria, sedikit urine tersisa di bagian bawah uretra dan mengalir keluar setelahnya. Pada wanita, urine dapat menggenang di vagina atau divertikulum uretra kecil.
Diagnosis
- Deskripsi gejala biasanya sudah cukup.
- Pengukuran pancaran urine atau pencitraan jika dicurigai adanya penyebab lain.
Pengobatan
Pada pria, pijatan lembut di belakang skrotum pada akhir buang air kecil membantu mengosongkan uretra. Bagi semua orang, memperkuat dasar panggul meningkatkan pengeluaran urine. Pembalut tipis menjaga semuanya tetap tersembunyi dengan bijak.
Tetesan setelah buang air kecil sering terjadi pada pria dan menodai pakaian dalam. Men guard, pembalut pria anatomis yang tipis, menyerapnya secara diam-diam sepanjang hari.
Konten edukasi yang ditulis untuk keluarga dan pendamping (caregiver). Konten ini tidak menggantikan konsultasi medis: dokter, perawat spesialis inkontinensia, atau fisioterapis yang berwenang menegakkan diagnosis dan menentukan pengobatan.
ASISTEN PERAWATAN